Label

Senin, 29 Oktober 2012

Selamat Hari Oeang ke-66 RI (Gerak Jalan Indah)




           Hari Oeang?? Pertama kali saya melihat surat masuk perihal hari Oeang saya datar-datar saja (maklum anak baru^^" ). Saya lanjutkan menekan tuts-tuts pada keyboard menginput satu demi satu surat yang masuk ke Direktorat saya. Setelah saya lulus dari kampus Ikatan Dinas, Alhamdulillah saya mendapatkan penempatan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan penempatan sementara pada  Direkorat ini di bagian TU yang menangani berbagai surat masuk. Tidak lama kemudian saya sadari hari Oeang adalah hari yang sangat bersejarah bagi Republik Indonesia.
Oeang Republik Indonesia atau ORI adalah mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi juga sebagai lambang utama negara merdeka.
               Resmi beredar pada 30 Oktober 1946, ORI tampil dalam bentuk uang kertas bernominal satu sen dengan gambar muka keris terhunus dan gambar belakang teks undang-undang. ORI ditandatangani Menteri Keuangan saat itu A.A Maramis . Pada hari itu juga dinyatakan bahwa uang Jepang dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi. ORI pertama dicetak oleh Percetakan Canisius dengan desain sederhana dengan dua warna dan memakai pengaman serat halus. (sumber: Wikipedia)
                Kementerian Keuangan memperingati Hari Oeang dengan meriah. Menyambut Hari Oeang, Kementerian Keuangan mengadakan berbagai lomba dan pertandingan antar unit eselon I di Kementerian Keuangan. Lomba dan Pertandingan ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar keluarga di Kementerian ini. Unit Eselon I sekaligus peserta pertandingan diantaranya:
1.       Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
2.       Direktorat Jenderal Pajak
3.       Direktorat Jenderal Anggaran
4.       Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
5.       Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang
6.       Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
7.       Badan Kebijakan Fiskal
8.       BAPEPAM-LK
9.       Inspektorat Jenderal
10.   Sekretariat Jenderal
11.   Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
12.   Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Pertandingan yang dilaksanakan pun beraneka ragam, mulai dari sepak bola, voli, tennis, paduan suara, tarik tambang, gerak jalan indah, lomba barisan pleton upacara, dll. WAAH terbayang kan serunya?! betapa gengsi antar unit eselon 1 Kementerian Keuangan akan dipertaruhkan dalam berbagai pertandingan yang sportif serta menghibur. Tanpa saya sangka, saya yang anak baru di kementerian ini juga dilibatkan dalam acara akbar ini. Wah cukup kaget juga ketika kami anak “hitam-putih” semacam diberikan tanggung jawab untuk membawa nama harum Unit Eselon 1 kami yaitu Direktorat Jenderal Bea dan Cukai lewat pertandingan gerak jalan Indah.
Pertama kali mendengar kata “gerak jalan indah" saya bertanya-tanya ini maksudnya gerak jalan sambil nari-nari gitu? Pake kostum yang indah-indah gitu? Wah tidak terbayang. Dengan sedikit audisi kecil-kecilan kami para pegawai muda alias pegawai baru disuruh berteriak. Siapa yang suaranya lantang akan masuk barisan yang terdiri atas 20 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Wohoo~
Seiring dengan berjalannya waktu, terdapat semacam seleksi alam, dari yang awalnya kami berlatih dengan jumlah yang tidak tentu dan melebihi kuota sampai akhirnya menjadi genap 30 orang dan saya termasuk didalamnya. Sejak saat itu, kami berlatih di sela-sela jam kantor. Karena dirasa kurang efektif, diturunkanlah Surat Tugas Latihan untuk kami. Wah betapa bangga sekaligus merasa agak ada sedikit beban. Betapa tempat saya bekerja ini begitu mengharapkan kami dapat membawa harum DJBC dihadapan Bapak Menteri Keuangan RI. Pasalnya Lomba Gerak Jalan Indah ini disaksikan langsung oleh Bapak Menteri Keuangan RI pada tanggal 21 Oktober 2012 dan akan diumumkan hari itu juga pemenangnya.
                Singkat cerita, setelah dilatih oleh kakak kelas kami yang baik hati (Bang Ogi dan Bang Yosep) juga dilatih oleh pelatih dari biiiip(*sensor) serta biiiip (*sensor) dan berlatih efektif selama sekitar 1 minggu (bukan psywar) hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. *Hehe gak mau kasih tau rahasia kemenangan banget yah :p
Awalnya kami merencanakan tampil dengan kostum ala-ala broadway klasik gitu. Tapi berkat dukungan penuh dari Ditjen BC ini kami tampil dengan kostum yang sangat meriah. Kalau dipakai sendirian sih bakalan malu banget kali ya jalan-jalan pake baju gini-.-“ Bahkan saat kami berjalan menuju tempat tampil di Stadion Bea Cukai Rawamangun saja sudah berapa banyak anak kecil terbengong-bengong sampai nangis melihat kami (looh? kenapa dek? :p) tapi berhubung makenya rame-rame rasanya kami jadi percaya diri Luar Biasa. Yakin? Yakin banget!!

Alhamdulillah dengan dikomandani oleh Pak Awan kami pun tampil memukau dan berkilau diiringi teriakan serta riuh tepuk tangan dari para penonton. Wohoo..Saya tidak mendengar begitu jelas apa komentar dari Bapak Menteri Keuangan RI sesaat setelah kami tampil karena terlalu excited dan ngos-ngosan hehe. Seingat saya beliau berkata "tidak bisa ngomong apa-apa lagi, speechless". Gimana gak speechless orang Bea Cukai yang terkenal tegas dan tegap tiba-tiba bisa menampilkan tari salsa dan Gangnam Style (saya juga gak nyangka kok mau-maunya saya ber-gangnam style alias tarian ala naik kuda :D) Namun, tidak saya pungkiri peserta-peserta dari unit eselon I lain juga menampilkan PBB indah yang berdurasi lebih kurang 5 menit dengan indah dan memukau . Waah benar-benar pertandingan yang seru.

Selesai pertandingan gerak jalan indah, dilanjutkan dengan penampilan kolone senjata dari Bea Cukai. Wwaah mereka ini yang selama latihan sering kami ganggu dengan teriakan-teriakan sok histeris ternyata juga tampil dengan gagah nyaris tidak ada kesalahan.

Ditampilkan pula Marching Band yang sangat Waw dari MBBC (Marching Band Bea Cukai). Kalau boleh jujur hari itu pertama kali saya melihat penampilan Marching Band secara Live.. speechless keren abis ah nyesel kenapa dulu gak pernah ikut ginian >.<. Tidak lupa penampilan luar biasa dari para penerjun payung (ini juga pertama kali saya liat terjun payung secara live) yang membawa bendera Nilai-Nilai Kementerian Keuangan
1.       Integritas
2.       Profesionalisme
3.       Sinergi
4.       Pelayanan
5.       Kesempurnaan
Acara hari itu tanggal (21 Oktober 2012) ditutup dengan pengumuman pemenang lomba gerak jalan indah. Kami pun bersorak sorai ketika nama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai disebut sebagai juara pertama. Lagu gangnam style langsung diputar dan spontan kami beserta hampir semua penonton yang hadir menari ala gangnam style dibawah guyuran semprotan air dari mobil sejenis pemadam kebakaran. Pak Menteri Keuangan dan Pak Dirjen Bea dan Cukai memberikan selamat kepada kami. Wiih gak terbayang bisa bersalaman dengan para pembesar-pembesar di Republik ini.
Pemenang Lomba Gerak Jalan Indah Hari Oeang ke-66 (berikut videonya) :D
Juara 2 Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
http://www.youtube.com/watch?v=sB7ota0mSEU
Juara 3 Direktorat Jenderal Pajak
 http://www.youtube.com/watch?v=oIFOlr_9Q80
  
             Dan hari ini tanggal 30 Oktober 2012 adalah Hari Oeang Republik Indonesia yang ke-66 sekaligus hari terakhir dari rangkaian pertandingan menyambut Hari Oeang. Upacara pun dilaksanakan di Kantor Pusat Kementerian Keuangan RI yang sekaligus dilaksanakan lomba barisan pleton upacara. Dan Pemenang Lomba Barisan Peleton Upacara Hari-Oeang ke-66 adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai!! Waah semakin bangga dengan DJBC.

Selamat Hari Oeang Republik Indonesia ke-66. Selamat kepada para pemenang rangkaian lomba dan pertandingan Hari Oeang. Selamat untuk DJP yang berhasil mendapat juara umum dengan 5 emas yang diikuti oleh DJBC yang berhasil memperoleh 4 medali emas. Semoga semakin terjalin persaudaraan diantara kita semua. Semoga Kementerian Keuangan semakin jaya. Dan rakyat Indonesia semakin sejahtera. Amiin.

Minggu, 02 September 2012

Cara Selamatkan Data Flashdisk yang Minta Format


Baru-baru ini saya baru aja ngalamin pengalaman yang bikin panik. Flashdisk saya yang isinya data super penting tiba2 aja pas dicolok langsung keluar tulisan minta diformat ulang.. nahlo nahlo X_X Bukan panik lagi udah kalang kabut sampe marah-marah sendiri. 

Pasalnya itu flasdisk isinya laporan yang udah saya bikin selama kurang lebih 4 bulan. Yakali harus ngulang dari awal. Bukannya saya gak nge-back up tuh data penting. Saya back up loh pake bikin folder rahasia karena tuh data emang rahasia. Tapi bodohnya saya lupa password folder rahasia’nya :D sebenernya udah saya catet passwordnya di HP tapi HP-nya baru aja rusak dan diformat ulang juga. Ya nasib ya nasib~.~

Akhirnya saya minta bantuan temen2 sanasini sampe ke temen yg kabarnya ngerti  dunia penyelamatan data. Selama minta tolong itu saya wanti-wanti jangan sampe klik format ulangnya. Karena saya masih berharaap banget data itu masi sehat walafiat didalem flasdisk ituh. Tapi hasilnya nihil T_T temen2 saya ga ada yg berhasil.

Sampe akhirnya saya punteringat mbah google. Saya pun googling dan tiba2 menemukan langkah2 nyelamatin data flasdisk. Dengan nekat  dagdigdug saya coba. Daaaan Berhasiiiiiiiiiil *\(^o^)/* data ku selamaaaaaat
Nah makanya saking senengnya saya mau berbagi nih copas sih J  ya saya taro di blog sekalian buat klo2 suatu hari saya atau temen ada yg ngalamin hal serupa :D

Sebelumya nih beberapa indikasi flashdisk minta format:

  1. Nama Flashdisk diganti “removable disk”
  2. Ketika kita mau masuk ke drive flashdisk tersebut akan muncul kotak dialog untuk meminta format flashdisk.
  3. Ketika kita klik kanan drive flshdisk, lalu lihat properties-nya akan muncul bahwa flashdisk tidak mempunyai isi dan jumlah byte juga 0 (nol).

Langkah-langkah MENGATASI Flashdisk minta FORMAT?


  1. Lakukan Format adalah hal yang simpel untuk dilakukan.
  2. Jika ada data yang penting, gunakan data recovery tools.
  3. Kalau saya menggunakan Easus Data Recovery Wizard Free.
  4. Kita dapat mengunduh atau mendownloadnya di website easus, lalu cari Data Recovery Wizard Free. Gratis kok digunakan, meskipun ada batasan hingga 1024 Mb.
  5. Download, lalu install Easus Data Recovery Wizard Free.
  6. Setelah proses install selesai dan masuk pada tahapan run program, maka akan muncul kotak dialog Easus Data Recovery Wizard Free. Pilihlah Button Partition recovery
  7. Setelah itu pilih drive dimana kita akan me-recovery data. Karena bahasan kita saat ini flashdisk, maka pilihlah drive flashdisk yang kita tancapkan.
  8. Lalu akan muncul proses yang akan dijalankan oleh tool ini.
  9. Setelah selesai kita akan dihadapkan pilihan file yang akan di-recovery yang lalu akan disimpan di tempat lain di drive komputer/laptop kita.
  10. Jumlah File yang kita pilih dibatasi hingga 1024 Mb, jadi pilihlah file yang penting saja untuk dikembalikan.




Nah begitu deh tinggal diikutin aja langkah2nya ga nyampe 20menit data selamat.
Selamat Mencoba
Semoga Berhasilllll G00dluck !! :D


Senin, 04 Juni 2012

SAMAPTA TIGA 2012 DIMULAI

Pagi yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang juga.. 11 April 2012 saya dan teman teman dengan segala kerempongan >,< membawa tas besar, koper, tas ransel berisi ini dan itu keperluan samapta, berangkat dengan gagah berani ke Pusdiklat Bea dan Cukai untuk melapor. Dengan tertatih-tatih penuh beban (lebay :P) kami pun memasuki gerbang yang akan mengkerangkeng kami selama 5minggu selanjutnya. hahaha Memasuki gerbang mulai terlihat beberapa bapak2 yg mengenakan seragam Kopassus lengkap dengan topi merahnya. diatas podium terlihat seorang kopassus berbadan sangat besar sedang melotot dan mengencangkan dagu memperhatikan kami. nyali saya langsung ciut "alamak gimana ini wow itu pelatihnya??" bisikku dalam hati :o.

Rabu, 04 April 2012

Samapta Bea Cukai I'm coming ^^"

H-7 SAMAPTA BEA CUKAI
APASIH SAMAPTA ITU??
saya pun masih kurang paham karena saya belum familiar dengan kata tersebut,nahloh? hehe.. setahu yg saya dengar dari teman-teman dan searching internet, samapta itu semacam pelatihan atau diklat yg berhubungan dengan fisik untuk pembentukan karakter, disiplin, pengetahuan senjata,dsb. Senjata? wah militer dong?? :o
ohya yang melatih di kegiatan samapta bea cukai ini biasanya adalah bapak-bapak dari Kopassus. WOW~

Menurut info dari berbagai sumber Diklat Samapta yang akan berlangsung selama 5 minggu(12 April 2012 s.d. 16 Mei 2012) ini akan "sangat seru sekali" maka dari itu sayang sekali rasanya kalau saya tidak mengabadikannya kegiatan-kegiatan yg katanya "sangat seru sekali" itu. Akhirnya saya memutuskan untuk mengabadikannya lewat tulisan di blog ini(hehe newbie nih ^^)

Namun ternyata saat samapta nanti para peserta dilarang membawa alat komunikasi apapun, jadi semacam di karantina gitu. Semoga nanti saya tetap bisa mengingat ingat jangkal demi jengkal kegiatan "seru" yg saya dan teman-teman hadapi nanti. Amiin. Insya Allah setelah selamat dari samapta saya akan berbagi cerita lagi dengan jari-jari yg mungkin sudah lebih kekar dari sekarang :D

Sebenernya sih antara degdegan, harap-harap cemas, saya dan teman2 yg cantik-cantik dan lemah gemulai ini --" harus siap menghadapi samapta ini yg tinggal hitungan hari dimulai. Kenapa saya bilang cantik cantik? karena yg akan menghadapi samapta pada periode ketiga tahun 2012 ini terdiri dari 150 peserta, dimana 55 orang adalah teman-teman saya yg berasal dari Prodip akuntansi STAN yg keseluruhannya PEREMPUAN. Tidak pernah terlintas di benak kami para Perempuan-Perempuan STAN nan anggun ini mendapat penempatan di Ditjen Bea dan Cukai yg notabenenya biasanya hanya menarik para lelaki untuk dijadikan pegawai. hahaha tapi walaupun demikian sekarang kami mulai terbiasa dan bersyukur serta bangga ditempatkan di Ditjen Bea Cukai yg penuh dengan semangat Korsa. Apa itu korsa? nah katanya sih kami akan lebih paham korsa setelah samapta ini.

OKAYY back to samapta...
Sejak pengumuman dan turunnya surat tugas Samapta sekitar H- 3minggu dari Samapta, Kami mulai dipersiapkan untuk kegiatan yg kabarnya tak akan pernah terlupakan seumur hidup ini. waah. Kami mulai diberi kertas untuk mengisi ukuran pakaian Dinas Luar (PDL)yang terdiri dari baju, celana, dan sepatu. Dengan sangat mendadak karena kertas itu harus dikumpulkan hari itu juga, saya dan teman saya langsung mengukur bagian2 tubuh kami itu dengaaan hahaha >>kabel dan penggaris :P YAH mau gimana lagi demi kenyamanan kami tidak mau asal-asalan menentukan ukuran.

Tidak lupa kami juga berlatih masing-masing untuk menghadapi samapta. Begitu pula dengan saya, mulai dari sit up (yg awalnya bikin keram perut), push up(tangan masih susah nekuk--"), jogging, loncat-loncat, guling-guling dan tidak lupa persiapan mental dengan cara sering-sering melihat foto-foto samapta angkatan sebelumnya. hahaha walau terkadang malah bikin tambah shock :o

sedikit bayangan untuk samapta ini foto-foto samapta angkatan sebelumnya :o




Nah kalau yang ini hasil dari penggemblengan samapta:



NAH keren kaan?? Semoga kami semua lancar menghadapi semua kegiatan ini ... Amiin.. :") SIAAPPP

Senin, 10 Januari 2011

Busway Ooh Busway

Yaaa Bus Transjakarta atau yang lebih dikenal dengan sebutan Busway merupakan fasilitas transportasi yang sudah sekitar 6 tahun ini yaitu sejak tahun 2004 melanglang buana di ibu kota. Namun demikian, saya yang merupakan warga yang cukup dekat dengan ibukota, yaitu warga Tangerang Selatan belum juga sempat mencicipi fasilitas Busway yang menurut desas desus murah, nyaman dan cepat ini, yah walaupun ada juga segelintir orang yang justru menyorot kekurangan-kekurangan fasilitas bus raksasa berkapasitas 80 orang ini.

Sampai akhirnya…
Pada liburan pergantian semester yaitu sekitar bulan Maret 2010. Yaaa akhirnya saya naik Busway.. Hore hore hahaha
Sedikit cerita tentang tujuan saya naik Busway untuk pertama kalinya adalah saya harus mengambil tiket untuk menonton salah satu acara di salah satu Televisi Swasta sebut saja namanya RCTI, hehehe. Adik dan teman-teman adik saya ingin sekali menonton acara itu mereka ingin bertemu idolanya secara langsung, sebenarnya saya juga berminat karena kebetulan ada peserta dari acara tersebut yang satu daerah alias satu kampung asal dengan saya. Jadi yaa dengan senang hati dan sedikit linglung karena sebelumnya belom pernah menjelajahi kota Jakarta sendirian, saya dan adik saya pun mengambil tiket nonton tersebut.

Menurut beberapa teman untuk mencapai kantor RCTI di Kebon Jeruk dari daerah tangerang Selatan, kita bisa naik busway dari Lebak Bulus. Saya yang tidak mengerti tentang koridor busway sama sekali akhirnya berangkat kearah Lebak Bulus, saya lupa waktu itu hari apa, namun yang pasti hari itu hari kerja sekitar pukul 1 siang. Sesampainya di terminal Lebak Bulus, seperti yang telah digambarkan teman ada sebuah halte Busway.

Sesampainya di Halte, saya dan adik saya langsung berjalan ke arah pembelian karcis. Tempat pembelian karcis ini seperti ruangan kecil berjendela kaca yang terdapat lubang untuk berinteraksi antara penjaga karcis dan pembeli. Penjaga karcis yang adalah wanita berusia sekitar 30 tahunan ini tersenyum ramah, 2 karcis 7000 rupiah, katanya. Karena saya tidak mengerti apa-apa tentang busway dan seluk beluk kota Jakarta saya bertanya apa benar Busway disini melewati Kebon Jeruk, dan dia memastikan ya dengan nada sangat sopan dan ramah. Untuk dapat memasuki halte, setelah membeli tiket (Single Trip) biasanya calon penumpang harus memasukkan tiket ke mesin pemeriksa tiket (atau biasa disebut barrier), setelah itu secara otomatis pintu palang tiga di barrier dapat berputar dan dilewati calon penumpang.

Sambil menunggu Busway saya melihat sekeliling, simple dan bersih, ditambah lagi para pegawai busway di halte tersebut yang sangat ramah dan murah senyum
Wow kesan yang cukup baik untuk pengalaman pertama saya di halte Busway.


Dalam waktu singkat, Busway pun datang, pintu Busway terbuka kami disambut oleh seorang kondektur bertubuh tegap dan berbaju rapi dari dalam busway. Happp saya dan adik saya pun naik kedalam Busway kami bebas memilih tempat duduk. kebetulan penumpang yang hendak naik tidak terlalu banyak. Kami pun memilih duduk didekat sopir agar mudah bertanya-tanya tentang daerah tujuan kami.

Ruangan di dalam Busway sangat nyaman walaupun tempat duduk tidak mengarah kedepan tetapi menyamping di sisi kiri dan kanan bus. Mungkin karena kursinya empuk dan ada batas perorangan maksudnya tidak lurus saja seperti papan. Selain itu juga adanya Air Conditioner (AC) yang menambah nyaman perjalanan saya pada pukul 1 siang tersebut.

Supir busway Transjakarta memang beda. Tampilannya cukup keren. Seragam celana hitam dan hem putih, lengkap dengan jas dan dasi, baik laki-laki maupun perempuan. Sang kondektur juga sangat ramah setiap ada penumpang masuk bus, ia menyambutnya dengan senyuman. Maka saya tidak sungkan sungkan untuk minta tolong diingatkan apabila sudah hampir sampai halte busway Kebon Jeruk.
Diluar perkiraan, ternyata sang kondektur bahkan menyebutkan apa nama halte setiap kali kami berhenti sesaat di setiap Busway, saya dan adik saya berpandang-pandangan lega karena kami berada di bus yang nyaman dan aman.

Itu diatas adalah pengalaman saya naek Busway jurusan Lebak Bulus-Harmoni, yang ternyata akhirnya menjadi rutinitas saya, adik dan teman teman saya pada setiap hari Sabtu dan Minggu setelah itu, karena ternyata kami cukup mujur bisa berkenalan akrab secara langsung dengan peserta ajang pencarian bakat di stasiun TV tersebut, bahkan beberapa kali ikut menemani mereka latihan. Selain itu juga kami mendapatkan banyak teman-teman baru dari berbagai latar belakang yang akhirnya kami terbentuk menjadi komunitas yang cukup solid.

Setelah beberapa kali naik Busway jurusan ini ternyata saya menyadari ternyata tidak semua kondektur melakukan hal yang sama yaitu menyebutkan apa nama halte tempat bus berhenti sejenak. Para penumpang yang belum hapal benar halte-halte pada koridor ini termasuk saya, harus menebak-nebak sudah dimanakah posisi perjalanan kami atau terkadang kami jadi harus mengintip-intip lewat jendela busway dengan mata mencari-cari tulisan nama halte yang tergantung didalam halte.


Terdapat beberapa halte yang dilalui Busway Lebak bulus- Harmoni diantaranya halte Lebak Bulus, Pondok Pinang, Pondok Indah 1, Pondok Indah 2, Tanah Kusir Kodim, Kebayoran Lama Bungur, Pasar Kebayoran Lama, Simprug, Permata Hijau, Permata Hijau RS Medika, Pos Pengumben, Kelapa Dua Sasak, Kebon Jeruk, Duri Kepa, Kedoya Assiddiqiyah, Kedoya Green Garden, Grogol 2, Tomang Taman Anggrek, Tomang Mandala, RS Tarakan, Petojo, Harmoni.


Saya juga sempat ke Kemayoran menghadiri Acara Grand final acara tersebut, dan tentunya lagi-lagi dengan menumpang busway sahabat kami beberapa bulan terakhir.

Untuk mencapai Kemayoran saya harus naik Busway sampai ke Harmoni setelah itu sampai di Harmoni saya dan rombongan harus menyambung dengan Busway jurusan lain yang ke arah Kemayoran, disini kami agak bingung. Kami mencari loket penjualan karcis berniat untuk beli karcis Busway yang harus kami tumpangi selanjutnya. Dengan ramah penjaga loket berkata kami tidak perlu beli karcis lagi kalo hanya numpang transit cukup dengan karcis sebelumnya kami bisa memilih naik busway jurusan mana saja. Aheeee seperti orang udik kami senyum senyum sendiri meninggalkan loket. hahaha

Nah terbukti, itu artinya Trans Jakarta merupakan sarana transportasi yang sangat murah. Kita dapat berkeliling Jakarta. Bahkan kalau anda gak ada kerjaan akhir pekan, boleh mencoba rute Lebak Bulus – Harmoni – Kota – Harmoni – Pasar Baru – Harmoni – Blok M – Harmoni – Senen – Ancol – Senen – Harmoni – Kalideres– Harmoni – Dukuh Atas – Pulo Gadung biayanya cukup dengan Rp.3.500,00 saja karena bila transit di satu shelter, dan hendak pindah ke Busway koridor lain tidak perlu bayar lagi. Bukan Cuma itu dari pukul 05.00-07.00 harga karcis hanya Rp.2.000,00. Bayangkan berapa biaya taksi yang diperlukan untuk menempuh jarak tersebut bisa ratusan ribu rupiah, atau misal naik angkutan umum lain harus berapa kali repot pindah angkutan dan ongkosnya pasti tetap jauh lebih mahal.

Kebingungan berlanjut mau naek busway jurusan manakah kami selanjutnya untuk mencapai Mall Kemayoran tempat diadakannya acara Grandfinal acara tersebut. Halte alias shelter di Harmoni begitu ramai dan sangat luas terdapat banyak pintu halte yang mengarah ke kiri maupun kekanan dengan berbagai tulisan disisinya, ada Blok M, Pasar Baru, Dukuh Atas, Pulo Gadung, Kota, Kalideres, Senen. Kami kembali bertanya sama mas-mas di shelter, bis mana yang nyambung ke arah Kemayoran, dan dia menunjuk kanan belakang untuk tempat gw mesti menunggu. Karena kami masi keliatan bingung salah satu dari mas-mas shelter pun mengantarkan kami. Betapa baiknya pelayanan para pegawai busway, belum lagi penampilan mereka yang semua yang cukup goodlooking dan cukup keren dengan seragamnya.

Saya juga mengamati jembatan untuk menuju ke halte Busway. Adanya fasilitas ramp ternyata cukup membantu, terutama bagi penyandang cacat. Desain yang sangat memperhatikan pengguna batin saya.Namun demikian, terkaadng yang saya tidak mengerti ada jembatan yang dibuat sangat panjang dan cukup melelahkan untuk akhirnya sampai ke halte.

Itulah pengalaman-pengalaman saya yang cukup menyenangkan selama sekian kali naik busway, kalo lebih teratur atau sepi memang cukup nyaman dan aman, ngga ada pengamen, kalo pencopet? ngga tahu juga yaa :-p
Selain itu juga naik Busway cukup cepat, hanya berhenti di lampu merah dan seperti yang kita tau Busway ini memiliki jalur tersendiri jadi tinggal wus wus wus gak ikutan macet seperti kendaraan disampingnya. Yah walaupun di beberapa titik terjadi juga hambatan akibat ada pengendara lain yang bandel masuk ke jalur Busway
Walaupun demikian saya juga mencoba menyoroti beberapa Kekurangan misalnya Kurang teratur, baik petugas maupun pengguna, mestinya orang yang turun didahulukan dan disediakan jalur tengah, sedangkan yang akan naik jalur kiri dan kanan serong dan harus menunggu setelah orang selesai turun. petugas harus menghitung kapasitas ideal 1 bis, jangan di paksakan.

Arus antrian turun dan naik untuk MRT Singapore : xx = orang turun terlebih dahulu, yy = orang naik setelahnya.
___|xx|___
___|xx|___
yy\ ___/yy
yy_____ yy

Selanjutnya saya tidak tau ini masalah kurangnya armada Busway atau bagaimana tetapi pada jam jam padat seperti jam pulang kantor yaitu pukul 17.00 – 19.00 sore, Busway benar benar penuh sesak dan saya juga beberapa kali berdiri dengan pegangan tangan atas yang cukup bagus namun agak cukup tinggi untuk ukuran saya mungkin, hehe

Seperti yang telah saya tulis diatas salah satu kekurangan Kadal Raksasa ini, tidak semua busway ada petunjuk posisi kita sedang di halte mana dan rute semua jalur buswa, kalo turis ingin memanfaatkan busway gimana donk? nanya ama petugas?

Namun memang ada juga Busway yang dilengkapi fasilitas speaker otomatis yang memberitahukan penumpang dimana posisi saat busway tersebut berhenti di setiap halte, wah asyik kalo semua busway dilengkapi speaker seperti itu, misalnya Busway Harmoni ke arah Kemayoran.

Wah, ternyata disamping berbagai kelebihan dari pelayanan masih yang harus dibenahi dari fasilitas transportasi kebanggaan Jakarta ini. Bukan aja yang di koridor 8, tapi keseluruhannya deh. Masalah armada, sterilisasi jalur, kenyamanan pengguna, fasilitas fisik pendukung dan banyak lagi lah. Kalo masalah pelayanan secara manusia atau pegawai sudah cukup baik saya rasa. Semoga saja lebih ditingkatkan Aminn..